"siapa dijaga, siapa terjaga, siapa tak terjaga, siapa kena jaga-jaga.
yang pasti, gua perlu hidup dan mahu terus hidup."
Pada Sorot Biasan Geometrik
"...dan setiap yang terlahir itu, cuma punya dua kemungkinan..."
07 Oktober 2011
06 September 2011
Berdiri
gila, menggila.
seakan pusaran bumi terinjak dari paksi.
nafas-nafas ini bukan percuma.
setiap hela bersaksi keagungan
tak pernah tercela
tak pernah mencela
rasa terbedung dek kata, menista.
bisa-bisa itu ampuh aku telan.
dan membiar tubuh kering dimamah
ikan-ikan besar.
dan jika niat itu bukan dosa,
tak akan pernah kotor lutut ini
meski telapak berlapik api dan duri-duri.
berdiri.
seakan pusaran bumi terinjak dari paksi.
nafas-nafas ini bukan percuma.
setiap hela bersaksi keagungan
tak pernah tercela
tak pernah mencela
rasa terbedung dek kata, menista.
bisa-bisa itu ampuh aku telan.
dan membiar tubuh kering dimamah
ikan-ikan besar.
dan jika niat itu bukan dosa,
tak akan pernah kotor lutut ini
meski telapak berlapik api dan duri-duri.
berdiri.
20 Julai 2011
Rusuk
" dan kurniakanlah aku sesusuk rusuk yang putih, utuh dan bercahaya,
yang bisa menyuci pada khilafku,
mendokong pada lelahku,
dan menyuluh pada kelamku.
Sesungguhnya aku cuma makhluk cipta-Mu yang kotor dan lemah. "
yang bisa menyuci pada khilafku,
mendokong pada lelahku,
dan menyuluh pada kelamku.
Sesungguhnya aku cuma makhluk cipta-Mu yang kotor dan lemah. "
03 Julai 2011
Pasungan
Kala kemunafikan meraja.
Mana cakna yang mendokong?
Si pendokong yang cuma mahu terus didokong?
Mana cakna yang mendokong?
Si pendokong yang cuma mahu terus didokong?
Merakus tubuh-tubuh kurus yang kian menulang.
Pemangsa-pemangsa pasca-madani membinasa.
Berterus, seperti merasa aku mencela diri.
Membius mati raga.
Dan cerita sangka-kala itu bukan cuma mimpi-mimpi.
02 Jun 2011
Bersandar
Jika cita itu cuma sosok ilusi
yang kau takkan bisa bersentuh.
Dan indera makin kabur, berbaur dengan rasa.
Berteman hela berhawa.
Cuma ada satu solusi.
Mendongak terus ke langit jauh
dan bersandar.
yang kau takkan bisa bersentuh.
Dan indera makin kabur, berbaur dengan rasa.
Berteman hela berhawa.
Cuma ada satu solusi.
Mendongak terus ke langit jauh
dan bersandar.
04 Januari 2011
Sosok Cahaya
dan kau sosok cahaya!
jadi sorot yang melewat gelap tidur ku.
melolos dari celah-celahan jendela.
biar melerai rantai takut ku.
hingga terbiasa.
jadi sorot yang melewat gelap tidur ku.
melolos dari celah-celahan jendela.
biar melerai rantai takut ku.
hingga terbiasa.
22 Disember 2010
Melerai Rantaian
mendongak langit kelam. kosong.
ada palit-palit cahaya pada celahan kelok-kelok gemawan.
dan aku bingkas berdiri.
menurut cerita-cerita sapurba.
aku, kau bukan percuma.
serasa. masih belum terbinasa.
ada palit-palit cahaya pada celahan kelok-kelok gemawan.
dan aku bingkas berdiri.
menurut cerita-cerita sapurba.
aku, kau bukan percuma.
serasa. masih belum terbinasa.
17 Disember 2010
03 November 2010
Angkuh
Dan perlahan
Derai-derai daunan, menurut kata-kata angin
Dan akur
Pohon-pohon menagih teduh dari terik mentari
Dan tersipu
Raja-raja rimba berlindung dari remang sang malam
Dan aku,
Masih angkuh.
Berpasung dan menghukum sendiri.
Derai-derai daunan, menurut kata-kata angin
Dan akur
Pohon-pohon menagih teduh dari terik mentari
Dan tersipu
Raja-raja rimba berlindung dari remang sang malam
Dan aku,
Masih angkuh.
Berpasung dan menghukum sendiri.
25 Oktober 2010
Rawana
Dan kau yang mendukung neraca
meraja akal bila bicara
membunuh kata tak senada
menista jelata, dusta
berdamping topengan-topengan
dikelilingan.
Dan kau raja gila
di dalam negeri khayalmu.
meraja akal bila bicara
membunuh kata tak senada
menista jelata, dusta
berdamping topengan-topengan
dikelilingan.
Dan kau raja gila
di dalam negeri khayalmu.
Langgan:
Catatan (Atom)
